Secangkir Mimpi Seteguk Asa
Aku memejam mata di antara nyanyian burung pagi, kesejukan dengan ramah mengetuk pintu yang masih terselimut lelap.
Aku enggan membuka mata, namun kidung alam telah mengangkat secangkir mimpiku, dan membuatku menikmati seteguk asa yang penuh gairah. Mereka yang tak lelah, melukis pagiku dengan indah, sehingga ini hari kudapat kembali melangkah.
Komentar
Posting Komentar
Do not hestitate to leave any comment here