Di Ujung Kala
Aku mendengar ada nurani yang meluruh, meneteskan lembayung di cucuran senja. Angin menggulung menerpa sedu, tertinggallah sebongkah hati yang merindu.
Aku berdiri seperti setiap helaian rumput yang menengadah angkasa, ujung-ujung yang menahan langit di antara keterdiamannya. Dan di sini kutemukan diriku, di sebuah pusaran yang mempermainkan waktu.
Aku berdiri seperti setiap helaian rumput yang menengadah angkasa, ujung-ujung yang menahan langit di antara keterdiamannya. Dan di sini kutemukan diriku, di sebuah pusaran yang mempermainkan waktu.
Komentar
Posting Komentar
Do not hestitate to leave any comment here