Dewa Tani
Melihat rerimbunan padi
Bersabdalah dewa tani
Jadi maka-lah jadi
Padi kuning gemuk berisi
Datanglah putra-putri negeri
Dengan panji bertuliskan bakti
Membawa serta semua teknologi
Melihat padi kuning gemuk berisi
Berteriaklah anak negeri
Kita lipatgandakan lagi!
Bibit-bibit unggul ditebari
Obat hama membuat semua mati
Panen cepat semakin dicari
Meski belut kehilangan panggung tari
Terhampar di seluruh negeri
Sawah jadi neraka bergerigi
Surga tergerogoti
Meninggalkan sepi ngeri
Dewa Tani termenung sendiri
Tak ada senandung malam lagi
Semua penghuni alam telah pergi
Tergerus oleh teknologi anak negeri
Bersabdalah dewa tani
Jadi maka-lah jadi
Padi kuning gemuk berisi
Datanglah putra-putri negeri
Dengan panji bertuliskan bakti
Membawa serta semua teknologi
Melihat padi kuning gemuk berisi
Berteriaklah anak negeri
Kita lipatgandakan lagi!
Bibit-bibit unggul ditebari
Obat hama membuat semua mati
Panen cepat semakin dicari
Meski belut kehilangan panggung tari
Terhampar di seluruh negeri
Sawah jadi neraka bergerigi
Surga tergerogoti
Meninggalkan sepi ngeri
Dewa Tani termenung sendiri
Tak ada senandung malam lagi
Semua penghuni alam telah pergi
Tergerus oleh teknologi anak negeri
Komentar
Posting Komentar
Do not hestitate to leave any comment here